Tampilkan postingan dengan label Frame It. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Frame It. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Mei 2015

Homeschooling Journal: Coloring, Cutting & Gluing Activity

Seorang sahabat saya pernah berkata, "Supaya anak bisa menulis rapih itu, salah satu caranya adalah dengan melatih keterampilan motorik halusnya."

Lalu, motorik halus itu apa sih?
Motorik halus adalah koordinasi otot-otot kecil, yang biasanya melibatkan sinkronisasi tangan dan jari-jari dengan mata. Menulis merupakan tingkat keterampilan motorik halus yang tinggi, istilahnya fine-fine motor skills. Nantinya, menulis merupakan kemampuan motorik halus yang sangat penting dalam proses belajar ananda.

Di usia yang lebih dini, banyak sekali bentuk-bentuk aktivitas motorik halus yang menarik dan menyenangkan yang bisa dilakukan ananda bersama orangtua, misalnya: bermain corat-coret di beragam media, fingerpaints, menjumput benda-benda kecil dengan jempol dan telunjuk, menggunting, menempel, mewarnai, meronce, mengikat tali, memasang kancing baju atau resleting, daaaaaaaan masih banyak lagi.

Anak saya sangat senang dengan aktivitas menggunting. Hanya saja, sekadar menggunting kayaknya cuma menghasilkan sampah deh. Karena itu, saya coba hunting lembar aktivitas yang tak sekadar menggunting, tapi juga mewarnai dan menempel sekaligus. Sehingga hasil guntingannya nggak terbuang. :D

Di internet, cukup banyak kok lembar kerja motorik halus yang bisa kita unduh dengan gratis. Tinggal dicetak, lalu bisa dikerjakan, deh. Salah satunya yang kami jadikan aktivitas belajar kemarin.


Sumber gambar: http://kiboomukidssongs.com


Asyik menempel setelah mewarnai dan menggunting
Foto: dokumen pribadi

Stimulasi motorik halus sekaligus verbal

Oya, aktivitas mewarnai saya kembangkan lagi untuk belajar bahasa. Petunjuk warna di lembar aktivitas saya tulis di whiteboard dalam tiga bahasa: Indonesia - Inggris - Arab. Nah, sambil mewarnai, menggunting, dan menempel, anak juga menambah beberapa kosa kata dalam tiga bahasa.
Menguntungkan, bukan? :-)

Nah, ini dia hasilnya...
Cantik, ya? ^^

Dua ekor burung hasil coloring, cutting & gluing activity
Selamat mencoba, semuanya... ^^

~eMJe~
Zahro's Homeschooling Journal
29052015

Selasa, 10 Februari 2015

Cooking Class: Carrot Cheese Cake ala Zahro

Sejak membeli kompor gas portable tiga pekan lalu, dengan pengantar bahwa kompor gas itu buat dia belajar masak, hampir tiap hari kakak Zahro minta diadakan cooking class. Syukurlah dia sangat menikmati aktivitas bernama siang-menyiangi. Semacam memetik atau memotong sayuran pasti dia buru. "Kakak aja!" kira-kira begitu deh seruannya kalau saya mau menyiangi sayuran.

Kalau memasak pake kompor gas portable itu, biasanya kita pasang di teras samping, menghadap taman. Mantap, kan? Macam liburan aja, hahaha. . .

Masakan pertamanya adalah sayur bening bayam, Esoknya dia minta bikin nutrijell. Setelah itu dia pengen bikin salad wortel yang diparut memanjang lalu dikasih topping mayonaise. Kemudian dia pengen masak sayur jagung putren. Positifnya ngikutin semangat masak-masaknya ini adalah dia jadi ngerasa bertanggungjawab buat ngabisin hasil jerih payahnya sendiri. Sambil dikomporin ummi, "Masakan paling enak adalah yang kita masak sendiri, Kak," hahaha. . .

Dan. . . gegara salad wortel, kak Zahro mendeklarasikan bahwa dia adalah penggemar wortel. Dengan pe-er kudu mencarikan masakan sederhana yang bisa dipraktekkan Zahro, ummi pun searching resep olahan wortel untuknya. Dan terpikirlah untuk membuat carrot cake.
"Emang wortel bisa dijadikan kue? Itu kan sayur?" tanyanya tak langsung percaya waktu ummi menawarkan buat bikin kue wortel. Setelah yakin bahwa ada kue yang bernama kue wortel, kami pun sepakat untuk mengeksekusinya.

So, pagi ini setelah beberes kamar, kami bergegas terbang ke dapur. Alhamdulillaah everything yang dibutuhkan ready. Most of the processes bikin kue wortel ini Zahro sendiri yang mengerjakan, mulai dari marut wortel, timbang tepung, gula, margarin, kocok adonan, sampai nuang adonan ke loyang. Ummi ngarah-ngarahin doang sambil sesekali bantuin kalo dia tampak kepayahan. Plus masukin loyang ke oven tentunya. Masih belum berani bangetlah ngelepas anak menghadapi api.



And, alhamdulillah buat ummi hasilnya sangat memuaskan untuk ukuran koki cilik macam Zahro. Rasa kuenya juga ueeenak sebab kami cocolin keju ke dalam adonannya, hehehe.


Buat yang pengen nyoba bikin, ini resepnya:
Bahan:
175 gram terigu protein sedang
150 gram margarin
100 gram gula pasir
3 butir telur
1/2 sdt baking powder
100 gram wortel parut
50 gram cream cheese
Kismis

Cara memasak:
Kocok gula pasir + margarin sampai lembut
Masukkan telur satu per satu bergantian dengan tepung yang sudah dicampur baking powder
Masukkan cream cheese
Masukkan wortel
Masukkan ke dalam loyang yang sudah diolesi margarin
Taburi dengan kismis atau topping lain yang disukai
Oven sampai matang

Selamat mencoba. :-)

Hmm, besok masak apa lagi ya?^^

Djogdja, 10022015
~eMJe~



Jumat, 02 Mei 2014

Pohon Bunga Dari Kertas Minyak

Hari Rabu lalu, kami melihat salah satu episode Mister Maker di youtube. Nah, di episode itu si Mister membuat craft berbentuk siput dari kertas minyak yang diuwel-uwel. Jadilah kami berencana untuk membuat yang sama. Tampaknya amat mudah mendapatkan bahannya. Proses mengerjakannya juga sederhana.

Sore harinya kami membeli bahan-bahan yang dibutuhkan di stationary dekat rumah. Kertas minyak beberapa warna, mata-mataan, spidol besar dan lem kertas. Di rumah masih ada asturo yang belum digunakan, jadi tak perlu beli lagi.

Nah, tadi saat kami akan mengerjakan, Umi baru sadar kalau Umi lupa mengingat kemarin itu yang kami lihat Mister Maker season dan episode berapa, ya? Hahaha... Masalahnya, Umi tidak ingat gambar pola siputnya seperti apa. Wah, kalau mengklik sembarang episode tentu akan menghabiskan banyak waktu. Rasanya tidak efisien. Tapi akan diapakan kertas minyak yang sudah dibeli? Kalau nggak jadi bikin apa-apa si kakak pasti kecewa berat. Bisa diambekin Uminya :D.

Alhamdulillaah Umi sempat juga sembarang klik episode, dan yang muncul adalah Mister Maker sedang membuat pohon dari biji-bijian. Ibarat ada lampu mendadak nyala di samping kepala Umi, Aha! Kenapa nggak bikin pohon-pohonan aja dari kertas minyak? Dengan konsep yang sama, dimodifikasi dengan bahan yang ada.

Akhirnya kami pun membuat pohon-pohonan dari kertas minyak. Mengambil ranting kering sebagai kayu dan dahan dari pohon di depan rumah, memotong kertas minyak jadi ukuran kecil lalu diuwel-uwel, menempelnya dengan lem di atas asturo, jadilah pohon kertas minyak kami.

And, this is the processes:

Menggunting Asturo


Menguwel-uwel kertas minyak :-)
Menempel ranting dan kertas minyak

Merapihkan asturo

Pohon dari kertas minyak sudah jadi :-D

Alhamdulillaah Kak Zahro really enjoy the activity :-)


-=Zahro's HS Journal, 02052014=-